Angciu (sering disebut dengan angcu)

Banyak sekali posting artikel yang berkaitan dengan status haram dari angciu. Lebih parah lagi ternyata banyak dari masyarakat kita yang belum/tidak mengetahui tentang angciu. Beberapa hari yang lalu saya menyempatkan mampir jajan di warung tenda pinggir jalan di daerah Jalan Kaliurang. Saya memesan menu masakan cina seperti capcay dan paklay.
Kebetulan pas proses masak saya lihat cara masak plus bumbu yang dipakai. Dari beberapa bumbu yang saya identifikasi waktu itu ada minyak sayur, kecap ikan dan satu botol yang tidak jelas (ada gambar gentong). Seingat saya, saya pernah lihat botol seperti itu di supermarket namanya angciu (arak merah cina). Setelah membayar saya sempatkan untuk tanya ke penjual tentang botol tadi. Penjual menjawab bahwa botol tersebut adalah arak cina. Penjual menjawab itu dipakai sebagai penyedap saja. Kontan saja saya kaget, karena selama ini saya tidak tahu kalau makanan yang sering saya beli ada konten haramnya, sekaligus kaget juga ternyata penjual tersebut menganggap itu hanyalah sebagai penyedap masakan biasa layaknya MSG. Leboh memprihatinkan lagi adalah banyak pembeli yang mayoritas muslim tidak “ngeh” dengan angciu ini.
Untuk itu saya berpesan sebelum membeli makanan pastikan dulu bumbu yang dipakai. Apabila dalam menu makanan tersebut mengandung bumbu yang mencurigakan mendingan gak usah makan di situ deh. Percuma saja meskipun pesan dengan menu yang halal, tapi kalau tempat masak cuman satu dan dipakai untuk bermacam-macam masakan ya sama saja.